Bongkar Kasus News
Senin, 19 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
  • Hot
    • Entertainment
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Gadget
  • Otomotif
  • Sports
  • Wisata
Bongkar Kasus News
No Result
View All Result
Bongkar Kasus News
No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Regional
  • Nasional
  • Dunia
  • Finansial
  • Investasi
  • Entertainment
  • Selebriti
  • Otomotif
  • Sports
  • Artificial Intelligence
  • Gadget
  • Wisata
ADVERTISEMENT
Home News Nasional

Bongkarkasusnews.com Penulis: Bongkarkasusnews.com
8 November 2025 | 14:02 WIB
Rubrik: Nasional
ADVERTISEMENT

Jakarta. BongkarKasusNews.com – Sebuah insiden memilukan kembali mencoreng wajah layanan kesehatan di Indonesia. Sebuah Rumah Sakit di Cempaka Putih, Jakarta, menuai kecaman keras setelah menolak seorang warga Baduy yang sakit parah hanya karena alasan klasik: tidak punya KTP! Anggota DPR, Irma Suryani Chaniago, mengecam tindakan ini sebagai bentuk diskriminasi yang tidak bisa diterima.

Kisah ini adalah ironi di tengah kekayaan alam Indonesia. Negeri yang seharusnya menjadi “lumbung padi” bagi rakyatnya, justru membiarkan warganya “mati seperti anak ayam di lumbung padi”. Seorang manusia, yang lahir dan hidup di Indonesia, harus berjuang dengan sakitnya sendirian hanya karena selembar KTP. Ini adalah kezaliman sistemik!

Birokrasi yang Membunuh Kemanusiaan

Alasan “tidak punya KTP” adalah bukti birokrasi yang kaku dan tidak berperasaan. Bagi masyarakat adat seperti Baduy, KTP bukan hanya sekadar dokumen, tapi juga bagian dari identitas budaya mereka. Memaksa mereka punya KTP sama saja dengan mengintervensi cara hidup mereka.

Apakah nyawa seseorang jadi tidak berharga karena tidak punya KTP? Tentu tidak! Penolakan ini menunjukkan mentalitas birokratis yang lebih mementingkan prosedur daripada nyawa manusia.

Kekayaan Negeri Ini Seharusnya Cukup untuk Semua

Indonesia bukan negara miskin. APBN kita triliunan rupiah. Perusahaan-perusahaan besar punya program Corporate Social Responsibility (CSR). Dana CSR ini seharusnya bisa digunakan untuk kasus-kasus kemanusiaan seperti ini.

Kementerian Sosial (Kemensos) juga punya program jaminan sosial untuk masyarakat tidak mampu. Lalu, kenapa tidak ada koordinasi antara rumah sakit dan dinas sosial? Kenapa tidak ada mekanisme darurat untuk pasien seperti warga Baduy ini?

Jika Ini Terjadi di Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Akan Bertindak Tegas!

Kita tahu betul bagaimana respons cepat dan tegas Gubernur Bengkulu, Bapak Helmi Hasan, dalam situasi seperti ini. Beliau tidak akan mentolerir rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan birokrasi. Bapak Helmi Hasan selalu mengutamakan kepentingan rakyat dan memastikan bahwa semua warga Bengkulu mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Seruan untuk Perubahan: Solusi yang Manusiawi

Kita harus belajar dari tragedi ini dan membangun sistem yang lebih inklusif.

1. Manfaatkan Dana CSR: Pemerintah daerah harus membuat saluran khusus yang menghubungkan rumah sakit dengan program CSR perusahaan. Pasien tanpa KTP bisa langsung dirujuk dan didanai pengobatannya melalui jalur ini.

2. Optimalkan Jaminan Sosial Kemensos: Kemensos harus lebih proaktif. Data masyarakat adat harus terpetakan dengan baik, sehingga bantuan bisa cair dengan cepat.

3. Sosialisasi dan Pelatihan: Petugas kesehatan perlu dilatih untuk menangani kasus-kasus khusus. Kemanusiaan harus jadi prioritas utama, bukan administrasi.

4. Kebijakan Daerah yang Melindungi: Pemerintah daerah harus membuat peraturan khusus yang menjamin akses kesehatan bagi masyarakat adat.

Negeri ini terlalu kaya untuk membiarkan rakyatnya mati sia-sia. Setiap manusia di Indonesia, tanpa memandang suku, agama, dan statusnya, layak mendapatkan pelayanan kesehatan. Mari kita jadikan tragedi ini sebagai cambuk untuk memperbaiki sistem dan mengembalikan hati nurani kita. Wallahu a’lam.

Saeed Kamyabi

ShareTweetSendShareSharePinSend

Baca Juga

Nasional

Skandal Kebakaran Arsip BPN Sumut: Jejak Penghilangan Bukti dan Mutasi Misterius Ungkap Dugaan Konspirasi

Penulis: Bongkarkasusnews.com
22 Oktober 2025 | 11:12 WIB

MEDAN, SUMATERA UTARA — Kasus kebakaran misterius yang melanda lantai tiga Gedung Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Sumatera...

Read more
Nasional

Wali Kota Bandung Tinjau Lokasi Pengolahan Sampah di Ciseureuh, Dorong RW Kelola Sampah Mandiri

Penulis: Bongkarkasusnews.com
9 Oktober 2025 | 22:56 WIB

Bongkarkasusnews.com Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pengelolaan sampah berbasis wilayah. Dalam kunjungan kerja ke Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol, Wali...

Read more
Nasional

Bahas Isu Korupsi Perijinan Ilegal, Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajarannya

Penulis: Bongkarkasusnews.com
15 Januari 2025 | 10:24 WIB

Jakarta. BongkarKasusNews.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin dan seluruh jaksa agung muda ke Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan...

Read more
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Duta Besar Amerika Serikat (AS) Kamala Shirin Lakhdhir telah melakukan penandatangan kerja sama beasiswa Fulbright ke Amerika Serikat, Rabu (8/1/2025).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
Nasional

Kemenag Gandeng Kedubes AS, Beasiswa Fulbright Kini Terbuka untuk Santri

Penulis: Bongkarkasusnews.com
9 Januari 2025 | 04:17 WIB

Jakarta – Sebuah langkah besar dalam dunia pendidikan Indonesia tercipta setelah Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan Duta Besar Amerika...

Read more

Berita Terbaru

News

Pengajian Sahabat Qur’ani TP PKK Simalungun Berlangsung Penuh Khidmat, Bupati Apresiasi Hafizah 30 Juz

15 Oktober 2026 | 09:56 WIB
News

LP Nasdem Apresiasi Polres Asahan Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terusan Tengah Rp5,3 Miliar

14 Oktober 2026 | 20:41 WIB
News

PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan

14 Oktober 2026 | 15:53 WIB
News

Trotoar Dibongkar, Parkir Liar di Kiaracondong Diduga Masih Berlanjut, Ketertiban Jalan Jadi Sorotan

13 Oktober 2026 | 19:38 WIB
News

ASKONAS Desak Pemkab Simalungun Segera Sosialisasikan Perlem LKPP Nomor 3 Tahun 2026: Proyek s.d. Rp2 Miliar Wajib Prioritaskan Kontraktor Lokal

13 Oktober 2026 | 08:22 WIB
News

10 Jam Lebih Terisolasi: Sinyal 4G Telkomsel di Raya dan Panei Ternyata “Zong”, Konsumen Bersiap Gugat Pakai UU Perlindungan Konsumen

12 Oktober 2026 | 22:35 WIB
News

Kinerja Polres Simalungun Memble, Aliansi Wartawan Geruduk Polda Sumut Terkait Ancaman Pembunuhan Jurnalis

12 Oktober 2026 | 19:49 WIB
News

Cegah Influenza A Subklade H3N2, Pemkab Simalungun Gelar Rakor Pencegahan dan Promosi Kesehatan

12 Oktober 2026 | 16:12 WIB
News

Tegaskan Identitas di Perantauan, PACS Banten Gelar Seminar Adat Simalungun dan Tutorial Manortor

9 Oktober 2026 | 13:36 WIB
News

DPC Pemuda Perintis 59 Desak Usut Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan SPP Miliaran Rupiah di SMKN 1 Raya

8 Oktober 2026 | 15:04 WIB
News

Pemkab Simalungun Terima Bantuan 1 Unit Dump Truk dari PTPN IV

7 Oktober 2026 | 20:18 WIB
News

Ringankan Beban Warga, Sinergi Disperindag Simalungun, TNI, dan Pemuda Perintis 59 Hadirkan Pasar Murah di Batu Dua Puluh

7 Oktober 2026 | 08:04 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Terms

© 2025 PT. Bongkar Kasus News
.
☏ +62-
📧 @

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
  • Hot
    • Entertainment
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Artificial Intelligence
    • Gadget
  • Otomotif
  • Sports
  • Wisata

© 2025 PT. Bongkar Kasus News
.
☏ +62-
📧 @

rotasi barak berita hari ini danau toba