PEMATANGSIANTAR – Menjelang tibanya bulan suci Ramadhan 1447 H, seruan untuk membersihkan penyakit masyarakat di wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun mulai menggema. Mengusung misi “Siantar-Simalungun Wajib Putih”, seluruh lapisan masyarakat diminta bersinergi menyapu bersih peredaran narkoba, praktik perjudian, hingga hiburan malam yang melampaui batas.
Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden Forum Kesadaran Berbangsa, Bernegara, Beragama, dan Berbudaya (FKB4), P. Purba, saat berdiskusi santai bersama tokoh masyarakat di Warung Rakyat depan Universitas Simalungun (USI), Senin (09/02/2026).
Menurut Purba, sterilisasi wilayah dari aktivitas ilegal dan maksiat—termasuk kafe remang-remang—adalah harga mati demi menghormati umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa, shalat Tarawih, dan tadarus.
”Bila tidak di-‘putihkan’ atau dibersihkan menjelang Ramadhan ini, dapat dipastikan kekhusyukan umat dalam beribadah akan terganggu. Ramadhan adalah momentum untuk mensucikan diri, maka lingkungannya pun harus mendukung kesucian tersebut,” ujar P. Purba sembari menikmati kopi bersama warga.
Sebagai langkah konkret, FKB4 menyatakan akan segera menyurati unsur Uspika, pemerintah kota/kabupaten, serta bersinergi dengan TNI dan Polri. Purba menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran narkoba dan judi jenis apapun, tak terkecuali praktik judi yang berkedok tempat ketangkasan seperti biliar.
Ia juga memberikan catatan kritis bagi kepolisian jika nantinya masih ditemukan pelanggaran di bulan suci. Jika narkoba dan judi masih eksis di bulan Ramadhan, hal itu mencerminkan kelalaian dalam menjalankan tugas profesional Polri. Polri (Kapolres dan jajaran Kasat) diharapkan bertindak tegas agar masyarakat mendapatkan ketenangan menuju hari kemenangan Idul Fitri.
Purba berkomitmen untuk merangkul seluruh elemen masyarakat guna memastikan wilayah Siantar dan Simalungun benar-benar bersih (“Putih”). Tujuannya jelas: agar keberkahan dan pengampunan di bulan suci tahun ini dapat diraih secara maksimal oleh seluruh warga. (Red01)








