Simalungun. BongkarKasusNews.com- Bulan Suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum indah bagi para tokoh penggerak di Kabupaten Simalungun untuk menebar kebaikan. Salah satu aksi nyata ditunjukkan oleh Bapak Mariono, tokoh masyarakat Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, yang menggelar aksi religi berupa berbagi tali asih kepada kaum dhuafa dan menyantuni anak yatim pada Jumat (27/02/2026).
Kegiatan rutin tahunan yang dilakukan keluarga besar Mariono ini merupakan bagian dari upaya memaknai hakikat Ramadhan 1447 H. Melalui kepedulian sosial, keluarga berharap dapat menjemput hari kemenangan Idul Fitri dalam kemuliaan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Acara dimulai sekira pukul 14.00 WIB dengan pembukaan dan doa yang dipimpin oleh Bapak Sarwono, selaku Bilal sekaligus tokoh agama di Nagori Purba Sari. Dalam tausiah singkatnya, Bapak Sarwono menekankan pentingnya berbagi kasih di bulan suci. Beliau memaparkan hikmah luar biasa dalam menjalin tali kasih antar sesama, terutama bagi mereka yang tahu bersyukur atas nikmat Allah SWT melalui kepedulian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim.
H. Martin Saragih, yang hadir sebagai tokoh masyarakat sekaligus mewakili para penerima manfaat, menyampaikan apresiasi mendalam dalam sambutannya. Ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Mariono dan keluarga yang secara konsisten setiap tahunnya menunjukkan kedermawanan di bulan Ramadhan.
Pada Ramadhan tahun ini, perhatian khusus diberikan kepada 30 anak yatim dan 2 anak muazin (pembawa azan) masjid di Nagori Purba Sari. Mereka masing-masing menerima satu setel pakaian seragam yang dijahit khusus sesuai ukuran oleh Ibu Intan. Selain itu, santunan juga diberikan kepada 8 orang pengurus/penjaga masjid sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.
Adapun paket sembako yang disalurkan bagi kaum dhuafa meliputi:
- Beras, Gula Putih, Minyak Goreng, dan Mi Instan.
- Amplop berisi uang saku sebagai penyemangat dalam menjalankan ibadah puasa.
- Kupon berhadiah bagi warga yang beruntung.
Memasuki pukul 17.11 WIB, suasana haru menyelimuti kediaman Mariono saat prosesi santunan anak yatim berlangsung. H. Suandi, selaku pendamping anak yatim, memimpin pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan selawat Nabi. Lantunan doa-doa ini secara khusus dihadiahkan untuk almarhumah istri Bapak Mariono, Ibu Ruminah, yang telah wafat pada tahun 2021 silam.
”Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Harapan saya, rajinlah bersekolah, giat belajar, dan jangan pernah tinggalkan sholat,” pesan Mariono memberikan motivasi kepada anak-anak yatim sebelum acara ditutup dengan buka puasa bersama.
Hadir pula dalam acara tersebut Ibu Arnila Wati serta ratusan tamu undangan dari tujuh huta di Nagori Purba Sari, yang membawa pulang tidak hanya bantuan materi, tetapi juga kehangatan persaudaraan di bulan yang penuh berkah ini. (Paten Purba)








