Serdang Bedagai, Bongkar Kasus – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus memicu kepanikan masyarakat, yang dibuktikan dengan panjangnya antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tak terkecuali di SPBU Suka Damai dan sekitarnya, antrean kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil, hingga truk, tampak mengular, Kamis (4/12/2025).
Namun, aparat kepolisian dari Polsek Firdaus bergerak cepat dan tanggap, berkoordinasi dengan Polres Serdang Bedagai, untuk mengamankan lokasi dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dari pantauan langsung di lapangan, warga yang mengantre mengaku sudah menunggu sejak semalam. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinan atas situasi ini.
“Kami sudah antre dari tadi malam. Kami mohon sekali kepada Pemerintah agar segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan minyak ini, jangan sampai menyusahkan masyarakat terus-menerus,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan BBM bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Sergai.

Antisipasi aktif dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan proses pengisian BBM berjalan tertib dan aman. Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Waka Polsek Firdaus, Iptu Iman Muliadi.
Saat diwawancarai, Iptu Iman Muliadi menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat yang mengantre.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sedang antre agar tetap tertib dan teratur. Jangan sampai ada yang terpancing emosi dan berujung pada bentrokan. Kami di sini untuk mengamankan agar semua berjalan lancar,” tegas Iptu Iman Muliadi.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya disiplin warga dalam menghadapi situasi ini.
Sementara itu, dari pihak manajemen SPBU Suka Damai memberikan keterangan yang sedikit melegakan. Mereka memastikan bahwa pasokan minyak tercukupi dan siap melayani masyarakat atau pengendara yang membutuhkan.
Meskipun pasokan dijamin tersedia, manajemen SPBU tetap meminta pengendara untuk mengikuti antrean sesuai prosedur yang berlaku, mengingat tingginya volume permintaan yang terjadi dalam waktu bersamaan akibat dampak kelangkaan.
Dengan kehadiran kepolisian, diharapkan situasi di SPBU dapat terus terkendali, dan masyarakat dapat memperoleh BBM tanpa adanya gangguan keamanan. Warga Sergai menanti solusi permanen dari pemerintah terkait masalah kelangkaan BBM yang berkepanjangan ini. (Yudi)








