SIMALUNGUN. Bongkar Kasus News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menggelar perayaan Natal Keluarga Besar dengan penuh khidmat dan sukacita pada Selasa (23/12/2025). Bertempat di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, acara ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan sinergi antara petugas, warga binaan, dan instansi terkait.
Perayaan tahun ini mengusung tema sentral “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan subtema “Dengan Semangat Natal Kita Wujudkan Kasih Allah dalam Pelayanan dan Tugas Kita”. Pesan tersebut menekankan bahwa Natal adalah simbol pengharapan bagi setiap individu untuk memulai lembaran hidup yang lebih baik.
Mewakili Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, pihak manajemen menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian krusial dari pembinaan mental dan rohani.
“Perayaan Natal ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana bagi warga binaan untuk menumbuhkan iman dan kesadaran agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang baru dan lebih bermanfaat,” ujar perwakilan Lapas dalam sambutannya.
Kemeriahan acara turut dihadiri oleh jajaran Forkopimka dan instansi mitra, di antaranya, Kapolsek Raya, yang mengapresiasi ketertiban dan suasana kekeluargaan selama acara. Pemerintah Kabupaten Simalungun, diwakili oleh Debora Hutasoit, yang menegaskan komitmen Pemkab dalam mendukung program reintegrasi sosial. Perwakilan BNN Kabupaten Simalungun dan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
Kapolsek Raya menilai kegiatan keagamaan seperti ini sangat efektif dalam membangun kesadaran moral dan menjaga kondusivitas di lingkungan pemasyarakatan.
Suasana Natal semakin terasa hangat dengan berbagai penampilan seni dari warga binaan dan Dharma Wanita. Rangkaian acara meliputi: Ibadah bersama dan puji-pujian yang khidmat.Drama Musikal yang dibawakan dengan apik oleh WBP. Penampilan energik “Christmas Dance Mashup” dari warga binaan. Tarian persembahan dari anggota Dharma Wanita. Pembagian bingkisan Natal sebagai wujud kasih dan kepedulian.
Melalui perayaan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai wadah pembangunan nilai kemanusiaan dan spiritual.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa dan negara, meninggalkan kesan mendalam akan toleransi dan kasih bagi seluruh keluarga besar Lapas Narkotika Pematangsiantar. (Red01)








