Serdang Bedagai. Bongkar Kasus News– Kondisi jalan di Dusun 3, Desa Sei Buluh, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat, anak-anak sekolah, pekerja, hingga pendatang dari desa lain, kini rusak parah, seperti yang terlihat dalam foto.
Kondisi ini memicu kekecewaan dan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pihak desa setempat karena minimnya perhatian terhadap infrastruktur sarana dan prasarana jalan.
Jalan Berubah Menjadi “Kolam”: Warga setempat mengungkapkan bahwa saat musim penghujan, jalan tersebut tidak ubahnya seperti kolam. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (29/10/2025)
Masyarakat mengaku sudah pernah meminta bantuan kepada pihak desa untuk menimbun jalan yang berlubang, namun belum ada tindak lanjut.
Saat dikonfirmasi, pihak desa memberikan alasan yang dianggap tidak masuk akal, yakni belum adanya biaya untuk perbaikan jalan.
Tim investigasi lapangan mengklaim telah menemukan anggaran yang cukup besar untuk biaya perbaikan jalan, yang bertolak belakang dengan alasan pihak desa.
Selain masalah infrastruktur, perhatian juga tertuju pada kepemimpinan di Desa Sei Buluh. Diketahui bahwa desa tersebut sudah beberapa tahun ini dipimpin oleh seorang PLT (Pelaksana Tugas) yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SD.
Apakah rangkap jabatan sebagai PLT Kepala Desa sekaligus Kepala Sekolah SD ini dibenarkan secara hukum dan etika birokrasi?
Mengapa pihak instansi terkait terkesan “tutup mata” terhadap masalah rangkap jabatan dan dugaan penggunaan dana perbaikan jalan desa ini?
Tuntutan dan Permintaan Tindak Lanjut
Kami dari Bongkar Kasus News meminta kepada instansi terkait di Kabupaten Serdang Bedagai untuk segera menindaklanjuti dan mengaudit penggunaan dana perbaikan jalan Desa Sei Buluh. Kesejahteraan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, dan setiap dugaan penyimpangan harus diusut tuntas. (Yudi)








